DAP III Doberay Minta Pihak - Pihak Tidak Perkeruh Suasana Di Wilayah Tambang Emas Ilegal Di Manokwari

Oleh Redaksi

28 September 2022 11:12 505 VIew

''Ketua Dewan Adat Papua Wilayah III Doberay Keliopas Meidodga saat bertemu dengan masyarakat Adat dan Pengurus Koperasi di Distrik Masni Kabupaten Manokwari, Rabu (28/9/2022)''

Manokwari, arfaknews - Dewan Adat Papua Wilayah III Doberay minta pihak - pihak tidak perkeruh susana di wilayah Tambang Emas Ilegal di Distrik Masni Kabupaten Manokwari Papua Barat.

Ketegasan itu disampaikan oleh Ketua DAP Wilayah III Doberay, Keliopas Meidodga melalui realis kepada media ini,  Rabu (28/9/2022). Kepala Suku Besar Arfak Turunan Irogi Meidodga mengungkap banyak sekali pernyataan di media massa tentang tambang di wilayah wariori, Warsirawi, Warmomi, Waramui, Kali Kasih, Meyof, Meim  dan Miyambouw yang bisa berdampak konflik di masyarakat Adat sehingga persulit DAP dan Pemerintah untuk tertibkan area penambangan Ilegal.

"Pernyataan-pernyataan yang  di lontarakan di media yang mana menurut saya itu hanya orang-orang yang memperkeruh suasana di tanah papua wilayah manokwari dan sekitarnya, pernyataan tersebut cuman mempersulit pemerintah, dan Dewan Adat Papua yang sedang berupaya menertibkan tambang Emas ilegal tersebut ,"kata Keliopas.

"Kita jangan mempersulit pemerintah yang mempertanyakan ini itu dan sebagiannya, saya juga sebagai kepala suku besar Arfak turunan Irougi Meidodga telah dipercayakan oleh pemerintah daerah untuk menertibkan masyarakat adat khususnya yang merasa punya hak di tambang wariori dan sekitarnya, dan itu sedang saya lakukan mengatur masyarakat adat melalui Koperasi Masyarakat Adat supaya tidak ada konflik di dalam masyarakat dan juga pemerintah tidak dirugikan,"sambungnya.

Ketua DAP Wilayah III Doberay ini minta semua pihak untuk tidak perkeruh suasana di area tambang emas ilegal dengan pernyataan - pernyataan yang tidak melihat dan mempertimbangkan kondisi ril di lapangan yang dialami masyarakat Adat.

Disisi yang lain, saat ini Pemerintah bersama DAP Wilayah III Doberay dan masyarakat melalui Koperasi sedang berupaya mengurus izin usaha pertambangan rakyat, karena itu diharapkan dukungan semua pihak untuk tidak perkeruh situasi di lapangan.

"Saya kepala suku besar menyampaikan ke semua pihak, bahwa dewan adat papua dan Koperasi Masyarakat Adat sedang bekerja keras untuk mewujudkan keinginan pemerintah demi kesejahteraan masyarakat adat untuk memperjuangkan apa yang menjadi hak-nya masyarakat dan pemerintah daerah di dalam tambang tersebut,"ujarnya.

Kami, DAP bersama masyarakat Adat harap oknum-oknum yang tidak punya kepentingan tidak usah banyak membuat pernyataan yang memperkeruh suasana di tanah papua ini, terutama masyarakat Adat di area penambangan Emas Ilegal di Masni Manokwari,"tegas Kepala Suku Besar Arfak ini.

Saat ini Dewan Adat Papua Wilayah III Doberay sedang menghimbau kepada semua masyarakat Adat dan pihak - pihak yang bercokol di area tambang emas ilegal untuk terdata di Koperasi yang dibentuk masyarakat Adat agar dengan mudah ditertibkan sambil menunggu izin legalitas usaha pertambangan rakyat.


Berita Terkait