Pahami Istilah KO, RSC dan TKO Dalam Menilai Kejuaraan Tinju Amatir Bupati Manokwari Cup

Oleh Redaksi

27 September 2022 23:12 516 VIew

''Arena Pertandingan Kejuaraan Tinju Amatir Bupati Cup di GOR Sanggeng Manokwari''

Manokwari, arfaknews - Para penggemar olahraga Tinju sering mendengar istilah - istilah yang cukup familiar dalam olahraga Tinju.

Tinju sebagai olahraga berat, memiliki banyak aturan main yang cukup ketat untuk antisipasi fatalitas terhadap Atlet saat berlaga di arena. Beberapa penonton dan penggemar terkadang salah membedakan antara istilah KO atau Knockout, TKO atau Technical Knockout dan RSC atau Referee Stops Contest.

Dihimpun dari berbagai sumber, istilah KO atau Knockout terjadi ketika seorang petinju dijatuhkan oleh lawan sehingga dia tidak bisa bangkit dalam posisi berdiri tegak atau merespons pertanyaan wasit sampai hitungan ke-10.

Sementara RSC atau  Referee Stops Contest,  wasit menghentikan suatu pertandingan sebelum pertandingan selesai karena salah satu petinju cedera, pendarahan, terkena pukulan telak, pertandingan sudah dinilai tidak seimbang dan beberapa pertimbangan lain demi keselamatan petinju.RSC injury akibat atlet terkena pukulan akibatkan luka pecah pada wajah dan dokter nyatakan tidak bisa lanjut berlaga. 

Sedangkan Technical Knockout (TKO) terjadi tidak berdasarkan apakah petinju yang jatuh bisa bangkit lagi sebelum hitungan ke-10, tetapi karena keputusan wasit. TKO terjadi karena wasit memperhatikan keselamatan seorang petinju sehingga dia memutuskan menghentikan pertarungan dengan menyilangkan tangan.

TKO  bisa terjadi akibat pelanggaran yang dibuat oleh Petinju,  saat wasit telah menghitung 1 sampai 10 sebagai persiapan ready boxing namun petinju masih tetap berada di samping ring, bisa dianggap tidak mampu lanjutan pertandingan padahal sebenarnya masih bisa lanjutkan.

Misalnya terkena pukulan telak, terus wasit beri  arahan untuk menyingkir ke sudut ring. Saat wasit menghitung masuk, hingga hitungan ke 10 sementara atlet tidak keluar dari Ring maka dianggap kalah TKO.

Alfred Kayoi, Technical Delegate yang diwawancarai media ini saat mengawasi jalannya pertandingan Kejuaraan Tinju Amatir Bupati Cup di Gedung Olahraga Sanggeng  Manokwari mengakui masih menemukan adanya atlet yang membuat pelanggaran dan dianggap Kalah TKO.

Wasit Lisensi Bintang Satu Internasional (AIBA) ini mengakui dalam Dunia Tinju, ada begitu banyak aturan main namun yang umumnya terjadi adalah kalah KO, TKO dan RSC.

Alfred mengungkap sejak digelar pertandingan Kejuaraan Tinju di Gor Sanggeng masih ditemukan adanya atlet yang menang TKO yang diakibatkan oleh kesalahan atlet.

Kemarin ada atlet yang kena pukulan telak, terus wasit beri aba - aba ke sudut ring Tinju. Saat wasit menghitung 1 sampai 10 untuk boxing, namun atlet tidak keluar dari Ring Tinju sehingga dianggap Kalah TKO. Padahal bukan tidak mampu tetapi tidak paham,"ujar Mantan Pengurus Pertina pusat ini.

Kayoi mengharapkan para pelatih perlu memberikan arahan kepada atlet sehingga tetap menaati aturan Tinju agar tidak melakukan fatalitas saat berlaga.

Disisi lain, Alfred juga meminta para atlet untuk tidak meninju menggunakan pukulan diluar aturan Tinju sehingga berdampak pada fatalitas terhadap Atlet," tukas Wasit berlisensi Internasional ini.


Berita Terkait