Ayah Bejad Di Manokwari, Cabuli Anak Kandung Dan Aniaya Istrinya

Oleh redaksi

01 August 2022 15:09 354 VIew

''Gambar ilustrasi pencabulan''

Manokwari arfaknews - Seorang ayah kandung bejad di Manokwari, berinisial ART, umur 43 tahun, begitu tega hingga sering mencabuli bahkan menyetubuhi anak kandungnya sendiri hanya sekali, hingga pula melakukan penganiaya pula terhadap istrinya.

Perbuatan bejad sang suami selaku pelaku terhadap korban dan anaknya, dilaporkan ke Polres Manokwari, lantaran korban sudah tak kuat lagi menahan siksaan dan ancaman atas perbuatan suaminya selaku peaku pencabulan dan penganiayaan.

Meski sebelumnya korban tidak berani melaporkan perbuatan bejad pelaku ke polisi, lantaran takut dengan ancaman akan di bunuh hingga di siksa menggunakan senjata tajam berupa pisau dan parang. 

Perbuatan pelaku terhadap korban dan anaknya yang di cabuli hingga di setubuhi dilaporkan ke Polres Manokwari, ketika saat itu pelaku sedang keluar kota, lalu perbuatan pelaku dilaporkan ke polisi, sehingga saat pelaku pulang dari luar kota langsung di tangkap dan boyong ke Polres Manokwari untuk di mintai keterangan.

Dari pengakuan pelaku dihadapan penyidik polisi terhadap istri dan anknya, mengakui semua perbuatannya, jika istri yang dinikahinya 2006 lalu, kerap pelaku melakukan perbuatan KDRT atau penganiayaan berujung siksaan terhadap istri berupa ancaman senjata tajam berupa parang (golok) dan pisau.

Bahkan anak kandung pelaku sendiri yang sudah berumur 13 tahun, dari pengakuan pelaku di Penyidik Reskrim Polres Manokwari, pelaku sering mencabuli ankanya hingga menyetubuhinya sebanyak satu kali, itupun dilakukan terhadap anaknya disertai dengan diancam menggunakan senjata tajam pula.

Kapolres Manokwari, AKBP Parasian Herman Gultom, melalui rilisnya ke sejumlah awak media, Senin 01Agustus 2022, membenarkan adanya perbuatan bejad berupa pencabulan disertai persetubuhan dilakukan pelaku terhadap anak kandungnya saat korban beranjak umur 13 tahun dan disertai ancaman alat tajam akan di bunuh jika tidak menuruti kemauan pelaku, demikian pula terhdap istri pelaku kerap menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga disertai pula ancaman senjata tajam.

Dalam melakukan perbuatannya, pelaku kerap juga melakukan perbutan kejinya akaibat di pengaruhi minuman keras (Miras) bahkan ada pula perbuatan keji dilakukan pelaku tanpa terpengaruh alcohol.

Dari hasil perbuatannya, pelaku kini sudah diamankan di polres manokwari / Bersama sejumlah barang bukti, berupa sebuah karpet dan tiga buah senjata tajam parang dan pisau, serta hasil visum anak maupun istri pelaku dan hingga keterangan korban.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal berlapis yakni pasal 82 undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan sanksi pidana berupa pidana penjara singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 15 (lima belas) tahun serta pasal pasal 44 ayat 1 uu 23 tahun 2004 tentang penghapusan KDRT dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan paling lama 15 tahun.

Kini pelaku telah diamankan di Polres Manokwari guna pemeriksaan lanjutan terkait perbuatan bejad pelaku terhadap dua korbannya.

 


Berita Terkait