Gubernur Lantik Komunitas Rumah Milenial Doman Papua Barat Di Sorong, Kondjol Ajak Pemuda Dukung Pemerintah

Oleh Redaksi

07 May 2022 21:09 1079 VIew

''Foto Bersama Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, Bupati Kabupaten Sorong, Ketua Komunitas Rumah Milenial Doman Papua Barat dan Komandan Marinir serta Pengurus Komunitas, Jumat (6/5/2022) ''

Manokwari, arfaknews - Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan,M.Si meresmikan dan mengukuhkan Pengurus Komunitas Rumah Milenial Doman Papua Barat di Aimas Kabupaten Sorong Papua Barat, Jumat (6/5/2022). 

Selain meresmikan pengurus Komunitas Rumah Milenial Doman Papua Barat di tingkat Provinsi, Gubernur juga melantik pengurus Komunitas Milenial Doman Papua Barat di 13 Kabupaten/Kota, dan sekaligus meresmikan Sekretariat Rumah Milenial Doman Papua Barat yang berlokasi di Aimas Kabupaten Sorong. 

"Setelah dikukuhkan, Komunitas Rumah Milenial mendaftarkan organisasi ini ke Kesbangpol, dan berkoordinasi dengan pemerintah baik Pemprov dan Pemda, serta melakukan kerja - kerja sosial membantu masyarakat,  menjaga keamanan dan ketertiban bersama dalam membangun daerah,"Pesan Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan saat mengukuhkan Komunitas Rumah Milenial Doman Papua Barat di Aimas Kabupaten Sorong.

Ketua Komunitas Rumah Milenial Doman Papua Barat, Ronald Kondjol menerangkan Komunitas ini telah diinisiasi oleh teman - teman Pemuda Milenial di Kabupaten Manokwari Raya, Sorong Raya dan Daerah Selatan Papua Barat pada tahun 2019 lalu.

"Komunitas ini lahir atas dasar kesadaran anak - anak muda untuk mendukung Pemprov Papua Barat, mendukung Bapak Dominggus Mandacan dalam membangun Papua Barat yang aman, damai dan Sejahtera," Kata Ketua Komunitas Rumah Doman Milenial Papua Barat, Ronald G. Kondjol, Jumat (6/5/2022). 

Selanjutnya, Kondjol menerangkan dalam waktu dekat Pengurus Komunitas Rumah Milenial Doman Papua Barat akan gelar Rapat Kerja (Raker) untuk membahas AD/ART organisasi dan proses legalisasi Ormas. 

"Terkait dengan program - program Organisasi, akan dibahas dalam Raker I yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat,"ujar Kondjol. 

Visi Komunitas Rumah Milenial Doman Papua Barat agar anak - anak Muda terutama kaum milenial bisa hadir membangun kordinasi dan komunikasi mendukung pemerintah dalam membangun Daerah. 

Tak hanya itu, komunitas ini juga hadir menjaga kerukunan antara antar sesama anak bangsa, sesama umat beragama, serta menjaga Tanah Papua yang aman, damai dan kondusif. 

Komunitas Doman mendukung Pemerintah, baik Pemprov maupun Pemda di 13 Kabupaten/Kota, menghimpun anak - anak Muda, kaum milenial untuk bersama - sama bahu membahu dan bersinergi mengisi pembangunan di daerah. 

"Beberapa kegiatan yang telah komunitas  Rumah Milenial Doman Papua Barat diantaranya, kegiatan Bakti Sosial, bantuan kasih  dan beberapa kegiatan Sosial yang telah dilakukan dalam bulan Ramadhan kemarin," ujarnya. 

Selanjutnya, Ronald menerangkan istilah Doman adalah akronium dari nama Dominggus Mandacan. Pemilihan nama tersebut, karena sosok Dominggus Mandacan adalah Gubernur Papua Barat dan juga salah satu tokoh Adat di Papua Barat. Beliau sendiri telah memberikan kesan dan pesan yang harus diikuti oleh anak - anak Muda di Papua Barat. 

Dalam pesan - pesan sambutannya, Bapak Gubernur selalu memberikan semangat dan motivasi kepada anak - anak Muda untuk belajar dari sosok dirinya dengan slogan "Pergi Bersama Fajar Matahari dan Pulang Bersama Bulan". 

Di samping motivasi itu, beliau juga memberikan kesan bahwa walaupun umur sudah tua, tapi semangat masih seperti anak Milenial. Pesan dan kesan inilah yang menjadi alasan bagi Komunitas Rumah Milenial Doman Papua Barat untuk hadir belajar dari sosok Bapak Dominggus Mandacan. 

Tak hanya itu, sosok seperti Bapak Dominggus Mandacan telah menjadi panutan bagi anak - anak Muda di Papua Barat dengan beberapa prestasi gemilangnya. Mulai bekerja menjadi seorang ASN, menjabat sebagai Kepala Distrik hingga menjadi Bupati Manokwari dua periode dan sekarang menjadi Gubernur. Prestasi ini harus menjadi panutan bagi anak - anak muda untuk Rajin bekerja dan takut akan Tuhan.

Selain itu, pilihan penggunaan Nama Dominggus Mandacan juga sebagai sebuah penghormatan atas jasa Bapak DM menghadirkan Provinsi Papua Barat. 

Kita tahu betul, masa - masa dimana terjadi gejolak politik saat Bapak Bram Atururi mendirikan Provinsi Papua Barat. Waktu itu Gubernur Papua, Bapak Salosa tidak setuju pembentukan Provinsi Papua Barat sehingga berdampak ke beberapa Kabupaten di Kepala Burung. Namun, karena keberanian dari Bapak Dominggus Mandacan yang pada waktu itu menjadi Bupati Manokwari sehingga Provinsi Papua Barat bisa berdiri atas dukungan dia. 

Saya pikir, Pemerintah perlu membuat catatan ini dalam relief Histori agar tokoh - tokoh yang berjuang bagi lahirnya Provinsi maupun Kabupaten Kota di Papua Barat, bisa dikenal lebih luas tentang bagaimana perjuangan mereka. 

Perjuangan mereka bisa menjadi semangat yang perlu kita teruskan kepada generasi untuk menghargai karya - karya orang - orang tua, dan mau belajar dari mereka tentang upaya dan kerja - kerja keras mereka membangun daerah,"tukasnya.

Terakhir, saya mengajak anak - anak mudah milenial, untuk kita bersama sama, menjaga keamanan, kedamaian dan kondusifitas daerah. Kita dukung pemerintah baik Pemprov Papua Barat maupun Pemkab di 13 Kabupaten/Kota dalam membangun dan mensejahterakan masyarakat,"pungkas Ronald. 

Turut hadir dalam acara pelantikan, Gubernur Papua Barat, Bupati Kabupaten Sorong, Komandan Marinir, Ketua Binasket, Anggota DPRD Kabupaten Sorong dan beberapa Ketua OKP Di Kabupaten Sorong dan Kota Sorong Papua Barat. 


Berita Terkait