Polisi Amankan Pelaku Dan Barang Bukti Penimbunan BBM Bersubsi Jenis Solar Di Manokwari

Oleh Redaksi

16 April 2022 01:08 1788 VIew

''Dump Truk yang digunakan untuk memuat BBM Bersubsidi Jenis Solar di Manokwari''

Manokwari, arfaknews -  Polda Papua Barat berhasil mengamankan seorang supir Dump Truk yang kedapatan menyalahgunakan pengangkutan dan/atau niaga BBM jenis Solar bersubsidi  di Jalan Trikora Maripi Kelurahan Anday Distrik Manokwari Selatan, Kabupaten Manokwari Papua Barat pada 10 April 2022, pekan lalu. 

Dirreskrimsus Polda Papua Barat Kombes Pol. Romylus Tamtelahitu, melalui Kabid Humas Kombes Pol. Adam Erwindi menerangkan tim Subdit IV Tipidter melakukan Patroli di Manokwari dan saat melintas di depan toko E-Mart terlihat satu unit Mobil Dump Truck warna kuning, Bak Dump Truck tersebut ditutup dengan terpal berwarna biru yang diduga mobil tersebut berisikan BBM. 

Kemudian tim Subdit IV Tipidter mengikuti Mobil Dump Truck tersebut hingga di depan Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua Barat. Tim melakukan penghentian mobil, ditemukan 36 Jerigen warna biru ukuran 35 liter yang diduga berisi BBM subsidi jenis Bio Solar. 

Tim Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus melakukan introgasi dan pengembangan diperoleh informasi bahwa diduga BBM bersubsidi tersebut dibeli dari AN dan AN mendapat BBM bersubsidi jenis solar tersebut dari SPBU Sowi dengan cara melakukan pengisian tiap hari di SPBU Sowi sejak tanggal 27 Maret 2022 hingga 08 April 2022.

Usai pengisian BBM di SPBU langsung dibawa pulang ke rumah untuk selanjutnya dipindahkan ke dalam jerigen dengan menggunankan bantuan selang bersama oknum  JS. Polisi juga memperoleh informasi tambahan bahwa kendaraan Toyota taft milik JS juga dimodifikasi tangkinya untuk memuat lebih banyak BBM Solar Subsidi. 

Hasil penyelidikan, Polisi mengamankan barang bukti  berupa  36 buah jerigen isi  35 liter dengan total 1.260 liter BBM jenis solar,  1 unit mobil dump truck warna kuning dengan Nomor Polisi PB 9778 M, 1 buah kunci mobil DUMP Truk, 1 Unit Mobil Daihatsu Taff Berwarna Biru Dongker Dengan Nomor Polisi PB 1235 S, 1 buah kunci mobil Toyota taft, 2 Buah Selang minyak yang masing - masing memiliki panjang 1,5 Meter dan 1 Buah STNK. 
 
Kapolda Papua Barat Irjen Pol Tornagogo Sihombing melalui Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Adam Erwindi S.I.K.,M.H mengaskan kasus tersebut akan terus ditelusuri hingga ada tersangka  - tersangka lainnya. 

"Kami proses sebaik mungkin tentang masalah penyalahgunaan Bahan Bakar Jenis Solar yang disubsidi pemerintah. Sebab ini merupakan penyalahgunaan pengangkutan dan/atau niaga bahan bakar minyak jenis solar yang disubsidi Pemerintah. Tindakan tersebut melanggar pasal 40 angka 9 Undang - undang  RI Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, perubahan atas Pasal 55 Undang-Undang RI Nomor 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi" ujar Kabid Humas melalui realis diterima media ini, Jumat (15/4/2022). 

Penyidik masih terus melakukan pendalaman informasi, apabila dari hasil pendalaman memang benar BBM subsidi tersebut dipakai untuk kegiatan pertambangan illegal di Pegaf dan Waserawi, maka Polda Papua Barat dalam hal ini Ditreskrimsus akan memproses sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. 
 
Ditkrimsus Polda Papua Barat akan terus melakukan razia penimbun BBM jenis solar. Apabila masyarakat yang mengetahui bisa langsung melaporkan ke nomor pengaduan 110 atau ke Ditkrimsus Polda Papua Barat agar tidak ada lagi penimbun solar subsidi di papua barat,"pungkas Adam. 


Berita Terkait