Cegah Covid-19, Manokwari Segera Lakukan Karantina Daerah Sebelum Terlambat

Oleh Pato Maniani

01 April 2020 13:09 1866 VIew

''Tokoh Intelektual Arfak, Daud Indou''

Manokwari arfaknews – Mencegah masuknya virus Corona atau disebut Covid 19 ke Kota Manokwari dan menyebar ke daerah lainnya, pmerintah Manokwari segera ambil langkah melakukan karantina daerah.

Hal ini disampaikan, Tokoh intelektual Arfak, daud Indou, saat di temui, Selasa (31/03/2020) menegaskan agar pemerintah Provinsi Papua Barat dan Kabupaten Manokwari harus lunak dalam melakukan karantina daerah sebelum terlambat.

Pemerintah segera tutup bandara khususnya pesawat yang memuat penumpang, namun Bukan lockdown  sebab kalau lockdown nanti menyalahi aturan.

Karantina dimungkinkan merupakan langkah efektif untuk pemantauan dan pengawasan terhadap Orang Dalam Pemantauan (ODP) atau pasien dalam pengawasan(PDP) terkait Virus Corona,ungkapnya.

Tidak ditampiknya, anjuran pemerintah bagi masyarakat melakukan isolasi mandiri selam 14 hari dirumah dan Aparatur sipil Negara (ASN) pemprov maupun pemkab untuk beraktivitas dan beribadah di rumah adalah langkah tepat namun menurutnya kebijakan ini pemerintah tidak pandang dengan carmat secara keseluruhan.

Kebijakan dilakukan Pemerintah hanya melihat keatas tetapi tidak melihat kebawah, artinya pasokan makanan selama 14 hari kalau pegawai jelas pasti punya kesiapan dan habis bulan pasti dapat gaji, tetapi kalau masyarakat berpendapatan minim, hanya makan tergantung pendapatan.

Jika pemerintah menambah waktu karantina mandiri dari 14 hari menjadi 30 hari dirumah, warga yang tidak memiliki makanan, pastinya akan berdampak buruk pada mereka, dikhawatirkan warga kelaparan dan virus masuk menyerangnya sebab kondisi tubuhnya sudah lemah, jelasnya.

Menurutnya, alngakah baikanya jika pemerintah lakukan karantina daerah akses bandara penumpang dan kapal laut di hentikan sementara waktu kecuali kapal barang dan pesawat cargo.

Pemerintah hanya tutup lubang kecil buka lubang besar, Segera pemerintah ambil langkah sebelum terjadi hal fatal jangan sampai masyarakat ambil alih lakukan karantinad daerah, ucapnya

Terkait bandara, jika akses semua sudah ditutup mudah untuk tim satgas mendeteksi sesuai manifes penumpang dapat di pantau pergerakan mereka.

Status mereka ini mudah dideteksi, tinggal petugas lakukan pemantauan mungkin mereka sebagai ODP atau PDP,bebernya.


Berita Terkait