Gubernur Papua Barat Hentikan Penerimaan Honorer

Oleh FX. Putra Aryanto

07 May 2018 00:09 5390 VIew

''Gubernur Papua Barat Drs Dominggus Mandacan''

Manokwari, arfaknews.com - Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menegaskan, para pimpinan OPD agar menghentikan penerimaan tenaga honorer baru. pasalnya saat ini jumlah tenaga honorer di lingkungan Pemprov Papua Barat telah mencapai lebih dari 1000 orang.

Data Honorer yang dihimpun Badan Kepegawaian Daerah sejak 2006 hingga 2012, Jumlah honorer Pemprov Papua Barat sebanyak 1.283 orang. jumlah itu belum ditambah tenaga honorer yang direkrut mulai tahun 2013 hingga 2018.

Gubernur Mandacan menegaskan pimpinan OPD agar menghentikan penerimaan tenaga honorer. penghentian penerimaan tenaga honorer ini dimaksudkan untuk mempermudah Pembayaran gaji, sekaligus menetapkan pembagian tugas kepada tenaga honorer sesuai bidang atau bagian di masing-masing instansi.

"Berdayakan tenaga yang ada jangan angkat lagi yang baru. Mereka belum diberdayakan secara baik, kenapa harus mengangkat yang baru," kata Mandacan.

Ia mengaku memperoleh banyak laporan bahwa honorer baru yang masuk atas rekomendasi pimpinan OPD. Hal ini berdampak pada realisasi penggajian honorer lama.

Mandacan mengungkapkan, di sejumlah OPD gaji honorer lama yang sudah dialokasikan dalam APBD dipotong untuk membayar gaji honorer baru. Ia tak ingin hal ini terus terjadi.

''Ketika saya kumpulkan honorer yang totalnya berjumlah 1.283 orang cukup banyak yang hadir. Banyak masalah yang mereka hadapi dan disampaikan ke saya. Pertama tenaga mereka tidak diperdayakan juga ada beberapa yang honornya dikurangi, dipotong untuk dibagi ke tenaga honor baru,''ucapnya.

Gubernur menegaskan, jika ada pimpinan OPD yang nekat menambah honorer maka menjadi tanggung jawab sendiri.

''Kalau tambah honorer tanggung jawab sendiri ya, jangan mengurangi gaji honorer yang sudah punya SK oleh gubernur,'' pungkasnya.


Berita Terkait