Jalani Sidang Kode Etik, 7 ASN Inspektorat PB Terancam Diberhentikan

Oleh Putra Aryanto

24 April 2018 08:09 2128 VIew

''Kepala Inspektorat Prov Papua Barat Sugiyono''

Manokwari, arfaknews.com- Sidang kode etik yang dilakukan oleh Majelis Kode Etik Papua Barat terhadap 7 ASN telah memasuki sidang pembelaan atau pledoi. Sebanyak 7 orang yang disidangkan keseluruhannya berasal dari OPD Inspektorat Papua Barat. Dalam waktu dekat, hasil putusan dari sidang kode etik sudah bisa diketahui. Hal itu diungkapkan Kepala Inspektorat Prov Papua Barat Sugiyono, saat ditemui wartawan, Senin (23/4) kemarin.

Ke 7 ASN semuanya memiliki pelanggaran administrasi. "Sidang ini bagi yang tidak pernah masuk ke kantor selama 16 hari ke atas. Sidang kode etik ini dimulai dari kita (inspektorat ) dulu, sehingga OPD yang lain dapat menyusul nantinya," ungkap Sugiyono.

Sanksi yang akan diterima oleh ASN dalam sidang etik, menurut Sugiyono bisa penahanan kenaikan pangkat hingga Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PDTH).

"Dari kesemua OPD yang akan mengikuti Sidang Kode Etik ini pasti akan ada yang diberhentikan sebagai ASN, karena saya dapat informasi bahwa salah satu ASN ada yang tidak pernah masuk kantor selama 2 tahun, tiba-tiba masuk kantor untuk mengambil gajinya. Ini kan tidak benar," tambahnya.

Gubenur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, tidak main-main dalam mengambil tindakan secara tegas bagi ASN yang malas masuk kantor. Pengembalian gaji ke kas daerah hingga pemberhentian dengan tidak hormat menanti jika ASN masih saja bandel dengan kepercayaan masyarakat yang selama ini telah diberikan sebagai Abdi Negara.

 


Berita Terkait