Gaji Petugas Kebersihan Telat Dibayar, Sampah Masih Menggunung di Pasar Wosi

Oleh Charles Maniani

20 February 2018 17:09 1790 VIew

''Tumpukan sampah di jalan Pasar Wosi''

Manokwari- Tumpukan sampah masih terlihat di pinggiran badan jalan Pasar Wosi. Hal ini karena kurangnya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah ke tempat pembuangan sampah (TPS) yang sudah disediakan oleh pemerintah daerah.

Simon Yam, petugas kebersihan yang ditemui arfaknews.com, Senin (20/2), mengatakan bahwa pemerintah daerah sudah memperhatikan persoalan sampah dengan membuat TPS. "Tapi pemerintah belum tegas menindak pembuang sampah yang tidak pada tempatnya. Pemerintah harus mengatur masyarakat. Karena membuang sampah di sembarang tempat membuat kami repot dalam mengangkat sampah," ungkapnya.

Simon juga mengatakan, mereka seringkali menegur, namun masyarakat terkesan hanya menghiraukannya. "Perlu ada petugas keamanan agar masyarakat dapat tertib dalam membuang sampah," pintanya.

"Pemerintah perlu membuat peraturan yang lebih tegas lagi atau taruh polisi agar masyarakat ini bisa mendengar, karena kadang kami sebagi petugas pembersih sampah ini mereka tidak mau mendengar," ujarnya.

Gaji Telat Dibayar

Tak hanya dari segi kesadaran masyarakat saja, selama ini gaji para petugas kebersihan sering dibayarkan terlambat.

"Kalau bisa pemerintah perhatikan, supaya kita pekerja kebersihan ini bisa terima gaji dengan tanggal yang tepat dan tenaga pembersih sampah ini bisa aktif semua kembali. Kita yang bertugas di sini ada sekitar 20 orang tapi yang hadir hanya beberapa saja," ungkap Simon.

Simon menjelaskan, jika banyak petugas kebersihan yang tidak hadir, maka akan semakin banyak sampah menumpuk di jalan sekitar Pasar Wosi.


Berita Terkait